jump to navigation

Suction May 15, 2008

Posted by adimasmw in Lab Skill.
trackback

review urutan kerja dari tindakan-tindakan yang sering kita lakukan di klinik atau rumah sakit, hanya sekedar pengingat saja ini mah🙂

SUCTION

(membersihkan jalan nafas atas dari adanya sekret pada jalan nafas atas )

No

Kegiatan

A 1. Beri penjelasan bila klien sadar

2. atur posisi sesuai dengan kebutuhan

  • semifowler dengan kepala mengarah ke perawat (oropharingeal suction)
  • semifowler dengan leher hiperekstensi, bila tidak ada kontraindikasi (nasipharingeal suction)
  • lateral dengan muka menghadap perawat (bila klien sadar)

3. Persiapan Alat

(Alat Steril): (semua alat disimpan dalam bak steril)

  • Kateter suction
  • Sarung tangan
  • Bak steril sedang
  • Kom steril (diisi dengan NaCl)
  • Tongue spattel (digunakan bila klien tidak sadar)
  • Kassa

(Alat tidak steril):

  • Tabung oksigen
  • Mesin suction
  • Perlak
  • Bengkok
  • Larutan disinfektan alam tempat yang aga besar
  • Tissue
  • jelly

B

Tahap Kerja

1. cuci tangan

2. pasang pengalas di dada klien

3. pasang oksigen dengan konsentrasi tinggi

4. buka paket steril dan buat area steril (buka kateter dan simpan di bak steril, aplly lelly to kassa)

5. nyalakan mesin suction

6. pasang sarung tangan steril!!!

7. sambung kateter dengan selang dari mesin, dengan tangan dominan memegang ujung selang dari mesin (bersih)

8. test kemampuan mesin dengan cara menarik cairan NaCl

9. masukan kateter perlahan pada lubang hidung yang paling lapang sampai ke karina. Bila diperlukan oropharingeal suction maka tindakan dilakukan setelah (naso) atau ganti kateter baru. Keterangan:

  • Nasopharingeal ½ kateter yang masuk
  • Oropharingeal ¾ kateter yahg masuk

10. tutup thumb control dan tarik kateter dengan arah memutar (waktunya berkisar 15-20 detik)

11. bersihkan kateter dengan cara dimasukan kedalam NaCl steril

12. beri klien oksigen

13. matikan mesin dengan tangan tidak steril dan auskultasi klien (suaranya)

14. bila perlu pengulangan, ulangi prosedur setela 20-30 detik dari yang pertama

15. lipat kateter dan pegang dengan sarung tangan steril, buka sarung tangan dengan kateter melipat di bagian yang steril dan letakan sarung tangan ke tempat yang berisi disinfektan

16. betulkan kembali posisi klien

17. bersihkan daerah mulut dan hidung

18. bereskan alat

19. cuci tangan

20. evaluasi : auskultasi suara nafas, kenyamanan klien, periksa respirasi dan adanya tanda-tanda sesak nafas

21. dokumentasi: waktu, jumlah dan karakteristik sekret, hasil pemeriksaan sauar nafas dan respiras rate serta nama perawat yang melakukan.

Comments»

1. nursingbegin.com - February 12, 2010

Trims atas sharingnya.

2. risky liblovir - December 14, 2010

thanks informnya

3. Andre - April 10, 2011

Thanks banget yah atas infox…GBU


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: