KARAKTERISTIK BALUTAN LUKA YANG IDEAL May 9, 2008
Posted by adimasmw in Perawatan Luka.Tags: perawatan, perawtan luka, wound care
trackback
Balutan luka yang ideal haruslah menciptakan keadaan atau suasana yang menunjang untuk tercapainya tujuan dari perawatan dan memberi perlindungan pada luka dari agar tidak memperparah kondisi luka.
|
KARAKTERISTIK |
RASIONAL |
|
menciptakan suasana/keadaan yang lembab untuk kesembuhan luka atau istilahnya “moist wound healing”*
|
Permukaan luka yang kering menghambat penyembuhan luka |
|
Mengontrol eksudat yang berlebih |
Mencegah maserasi** pada luka dan daerah sekitarnya juga mencegah kerusakan luka yang lebih parah |
|
Menjaga kondisi suhu yang stabil |
Penurunan suhu pada permukaan luka dapat menghambat perkembangan fibroblast |
|
Tidak dapat dilalui mikro-organisme |
Mencegah keluar masuknya organisme |
|
Menyebabkan trauma/kerusakan yang minimal ketika mengganti balutan |
Mencegah kerusakan dan mengurangi rasa nyeri |
|
Harga yang terjangkau |
Menggunakan sumber terbaik yang tersedia |
|
Terdapat di rumah sakit dan komunitas |
Dapat diperoleh dengan mudah oleh semua tenaga kesehatan |
|
* catatan : pada keadaan tertentu “moist wound healing” bukanlah suatu pilihan, contoh : luka nekrotik pada tumit ** Maserasi : maserasi pada kulit terjadi ketika kulit terus menerus dalam keadaan basah. Kulit menjadi lebih lunak, berubah warna menjadi putih, dan dapat dengan mudah terinfeksi oleh bakteri dan jamur. (buat yang belum tau atau lupa) |
|
Sumber : NHSSB Wound Management Manual.PDF
NB : maafin ya kalo bahasanya kurang nikmat untuk dibaca, soalnya translate-an sih, maklum englishnya masih rada-rada balelol
.


salam kenal saya perawat luka, sekedar info kalau mau tau contoh balutan luka modern bs mampir di http://www.balutanlukamodern.com or FB balutanluka modern…trims ners…